Modul 2 - Manajemen Tabel

A. Teori Dasar

Sebuah basisdata merupakan kumpulan data yang terorganisir untuk satu atau lebih kegunaan, pada umumnya dalam bentuk digital. Sebuah sistem manajemen basisdata (DBMS) terdiri dari perangkat lunak yang mengoperasikan basisdata, menyediakan penyimpanan, akses, keamanan, cadangan (backup) dan fasilitas lainnya. 

Dalam basisdata relasional dan basisdata berkas data (flat file), tabel adalah seperangkat elemen data (nilai) yang disusun menggunakan model kolom vertikal (yang diidentifikasi dengan nama data-data tersebut) dan baris horisontal. Sebuah tabel memiliki kolom dengan jumlah tertentu, dengan jumlah baris bisa berapa saja. Setiap baris diidentifikasi oleh nilai-nilai yang muncul dalam subset kolom tertentu yang merupakan kunci kandidat (candidate key).

Secara umum, SQL terdiri dari dua bahasa, yaitu Data Definition Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML). Implementasi DDL dan DML berbeda untuk tiap sistem manajemen basis data (SMBD), namun secara umum implementasi tiap bahasa ini memiliki bentuk standar yang ditetapkan ANSI. Artikel ini akan menggunakan bentuk paling umum yang dapat digunakan pada kebanyakan SMBD.


Data Definition Language

DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta menghapus basis data dan objek-objek yang diperlukan dalam basis data, misalnya tabel, view, user, dan sebagainya. Secara umum, DDL yang digunakan adalah CREATE untuk membuat objek baru, USE untuk menggunakan objek, ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk menghapus objek. DDL biasanya digunakan olehadministrator basis data dalam pembuatan sebuah aplikasi basis data.

Data Manipulation Language

DML digunakan untuk memanipulasi data yang ada dalam suatu tabel. Perintah yang umum dilakukan adalah:
§ SELECT untuk menampilkan data
§ INSERT untuk menambahkan data baru
§ UPDATE untuk mengubah data yang sudah ada
§ DELETE untuk menghapus data



B. Tugas Rumah

untuk kali ini kita  mencoba membuat tabel menggunakan MySQL XAMPP
  • pertama, aktifkan xampp
  • membuat tabel dengan nama "identitasNIM"
create table identitasNIM (Id_idn integer not null , namaDepan_idn varchar (10) , namaBelakang_idn varchar (10) , tgl_lahir_idn Date , status_idn Boolean , Alamat_idn Text);  lalu klik go 

jika berhasil maka tampilannya seperti ini
  • membuat tabel lagi dengan nama "pegawai" dan dengan field yang sama dengan tabel di atas
create table pegawai (Id_idn integer not null , namaDepan_idn varchar(10) , namaBelakang_idn varchar (10) , tgl_lahir_idn Date , status_idn Boolean, Alamat_idn Text); lalu klik go.

  • menghapus kolom "alamat_idn
alter table pegawai drop column Alamat_idn; lalu klik go , klik OK (klik OK untuk persetujuan hapus. Klik Cancel untuk membatalkan).

  • menambahkan kolom "pekerjaan_idn" dengan type varchar
alter table pegawai add column pekerjaan_idn varchar (15); lalu klik go.


  • mengubah nama table "pegawai" menjadi "pekerjaNIM"
alter table pegawai rename to pekerjaNIM; lalu klik go.

  • mengubah nama kolom "pekerjaan_idn" menjadi "alamat_idn
ALTER TABLE  `pekerjanim` CHANGE  `pekerjaan_idn`  `alamat_idn` VARCHAR( 15 ); lalu klik go.

  • mengubah type data pada kolom "alamat_idn" menjadi text
alter table pekerjanim modify alamat_idn text; lalu klik go.

  • menghapus table "pekerjaNIM"
drop table pekerjaNIM;

  • membuat temporary table dengan nama "mahasiswa_sementara" dengan 3 kolom, yaitu : id, nama, tanggal lahir.
create temporary table mahasiswa_sementara (id integer, nama vachar (25) , tanggal_lahir date); klik go.

memberi atau menghapus akses menggunakan revoke dan grant. sebelum itu, kita perlu user lain untuk mempraktekkan cara ini. pertama buka CMD lalu login dengan user yang telah di buat. ketikkan seperti berikut

dan buka CMD lagi dan login dengan user yang telah membuat tabel (saya menggunakan user root)

  • di CMD (user root) ketik dan gunakan grant untuk memberi semua hak akses kepada salah satu user
GRANT hak_akses ON nama_database.nama_tabel TO 'nama_user'@'lokasi_user'; 
  • revoke untuk menghapus semua hak akses
REVOKE hak_akses ON nama_database.nama_tabel TO 'nama_user'@'lokasi_user';



Melanjutkan Tugas Rumah yang kedua (Lanjutan dari Modul 1 (Membuat Table dan ERD))

Tugas sebelumnya yaitu membuat Table dan ERD, sekarang lanjut membuat database dan table nya menggunakan query di MySQL.

Table dan ERD


Dari table dan ERD di atas, berarti kita membuat 6 tabel. Yaitu Obat, Pembeli, Petugas, Jabatan, Gaji dan Transaksi. Ok langsung saja buka MySQL (Shell)


Membuat Database Apotek dan mengkoneksikannya


Membuat tabel Pembeli


Membuat tabel obat


Membuat tabel Petugas


Membuat tabel Jabatan


Membuat tabel Gaji


Membuat tabel Transaksi


Dan hasil tabel yang telah di buat



C. Perbedaan mysql dengan psql
Dalam pembuatan dan managemen table, antara MySQL dengan psql mempunyai beberapa perbedaan. Diantaranya adalah :
  • Pengecekan table. Pada mysql kita mengecek table dengan query “show tables” sedangkan pada psql kita menggunakan “\z”.
  • Pengecekan struktur table. Pada mysql kita menggunakan query “desc namatabel” sedangkan pada psql kita menggunakan query “\d namatabel”.
  • Mengubah nama kolom:

Query pada mysql :
ALTER TABLE namatabel CHANGE namakolomawal namakolombaru type AFTER namakolomsebelumnya;Query pada psql :
ALTER TABLE namatabel rename to namatabelbaru;
  • Mengubah type data

Query pada mysql :
ALTER TABLE namatabel Modify namakolom type;Query pada psql:
ALTER TABLE namatabel ALTER COLUMN namakolom Type namatypepengganti;
  • Dalam psql bisa melakukan Inheritence sedangkan pada mysql tidak bisa.


D.    Kesimpulan, kritik, dan saran

Dari data yang sudah ada pada laporan ini dan dari referensi yag lain, dapat di Tarik kesimpulan bahwa sebuah tabel terdiri dari baris (row) dan kolom (column), dimana jumlah dan  nama kolom harus didefinisikan terlabih dahulu di awal. Sedangkan baris merupakan  sebuah variable yang dapat dihapus  dan diisi kapanpun, sehingga jumlahnya selalu  berubah sesuai dengan jumlah data didalamnya.  Setiap kolom dalam tabel mempunyai  tipe data, tipe data digunakan untuk membatasi jenis data yang bisa dimasukkan,  sehingga akan mempermudah dalam menggunakannya dan melakukan pengelolaan  selanjutnya. Database mysql dengan databse psql mempunyai beberapa perbedaan dalam pembuatan dan menajemen databasenya, seperti pada pengecekan table, pengecekan struktur table, pengubahan type, pengubahan nama kolom dan penggunaan Inheritence (turunan).

0 komentar